Berita Trend Indonesia – Baru-baru ini, Presiden Prabowo Subianto telah meresmikan peluncuran 80.081 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang tersebar di seluruh daerah Indonesia.
Diketahui, Peresmian Koperasi Desa (Kodes) Merah Putih tersebut di gelar di daerah Bentangan, Klaten, Jawa Tengah.
Beberapa Menteri Kabinet Merah Putih juga turut hadir dan mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam proses peresmian dan peluncuran Kopdes Merah Putih.
Dalam ucapan sambutan, Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa Koperasi Desa Merah Putih merupakan sebuah simbolis perjuangan untuk para masyarakat kecil agar mereka menjadi kuat dalam ekonomi.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih juga merupakan suatu gerakan nasional strategis dalam memutus dominasi ekonomi oleh pihak-pihak besar yang selama ini menjadi hambatan untuk kemajuan ekonomi rakyat kecil.
Menurut Presiden Prabowo Subianto, Koperasi Desa Merah Putih bukanlah sekedar kelembagaan yang berlegalitas saja, melainkan Koperasi Desa Merah Putih dapat menjadi lumbung pangan yang sangat besar dan didukung dengan infrastruktur yang maju serta modern.
Dengan adanya Koperasi Desa Merah Putih, maka pemerintah berharap agar negara Indonesia dapat mencapai ketahanan pangan yang sangat optimal, dan selaras dengan program dari Presiden Prabowo Subianto yakni swasembada pangan.
Jika negara Indonesia dapat mencapai ketahanan pangan yang optimal dan menjadi swasembada pangan, maka negara Indonesia akan mudah untuk meraih cita-citanya menjadi negara maju Indonesia Emas 2045.
Presiden Prabowo Subianto menjelaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih akan sangat bermanfaat bagi para masyarakat kecil, karena Koperasi Desa Merah Putih akan menyediakan kebutuhan pangan yang sangat murah dan terjangkau, bahkan Koperasi Desa Merah Putih juga akan menyediakan sejumlah gerai untuk rakyat kecil.
Gerai yang dimaksud tersebut meliputi gerai sembako, gerai apotek desa, gerai kantor koperasi, gerai simpan pinjam, gerai klinik desa, cold storage, dan gerai logistik.
Beberapa pakar juga mengklaim bahwa hadirnya Koperasi Desa Merah Putih akan berdampak positif signifikan terhadap perekonomian masyarakat kecil, beberapa dampak positif dari Koperasi Desa Merah Putih tersebut meliputi peningkatan taraf hidup rakyat, menciptakan lapangan kerja, menyediakan sumber logistik yang murah dan terjangkau, mendorong keterlibatan masyarakat kecil dalam aktivitas ekonomi berbasis koperasi.
Koperasi Desa Merah Putih juga mempunyai peran penting dalam meningkatkan nilai pertanian nasional, dan menekan angka inflasi, serta mendorong inklusi keuangan.
Pemerintah juga mengajak sejumlah pihak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pihak Swasta untuk turut terlibat dalam mendukung kegiatan Koperasi Desa Merah Putih.
Salah satu perusahaan sektor perbankan yang telah berkomitmen untuk terlibat dan mendukung Koperasi Desa Merah Putih yakni adalah Bank Mandiri.
Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi dan mendukung gerakan pemerintah dalam pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
Darmawan Junaidi menjelaskan, pihaknya turut terlibat dan mendukung Koperasi Desa Merah Putih melalui upaya digitalisasi layanan keuangan dan peningkatan infrastruktur yang modern.
Darmawan Junaidi mengaku bahwa pihaknya akan menghadirkan layanan digital seperti Mandiri Agen dan Qris dalam seluruh proses transaksi Koperasi Desa Merah Putih.
Dukungan Bank Mandiri

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan, sejak beberapa hari yang lalu, pihaknya telah melakukan sejumlah gerakan untuk mendukung peluncuran Koperasi Desa Merah Putih, gerakan yang dimaksud ialah meliputi melakukan pengecatan di bangunan Koperasi Desa Merah Putih, melakukan pemasangan papan nama atau spanduk, melakukan pemasaran, memberikan etalase dan rak gondola untuk proses kegiatan operasional, dan melakukan instalasi jaringan.
Darmawan Junaidi mengaku bahwa pihaknya juga akan mengerahkan tim ke sejumlah titik untuk mempercepat aktivasi Koperasi Desa Merah Putih, tim yang dikerahkan tersebut merupakan tim profesional dalam dunia keuangan.
Tim yang dikerahkan tersebut akan diberikan tugas utama untuk menggelar pelatihan dan memberikan literasi terhadap para calon pegawai atau staff yang ada di Koperasi Desa Merah Putih.
Darmawan Junaidi menjelaskan, nantinya seluruh proses transaksi dan pencatatan Koperasi Desa Merah Putih sudah tidak lagi dilakukan secara manual atau menggunakan buku fisik, melainkan sudah menggunakan sistem yang handal dan sesuai dengan standar pencatatan akuntansi yang berlaku.
Disisi lain, Darmawan Junaidi juga menegaskan bahwa perputaran dana Koperasi Desa Merah Putih tidak akan bisa diselewengkan atau atau di korupsi, karena sistem akuntan yang handal dapat mendeteksi jika ada kecurangan dalam perputaran dana tersebut.
Oleh karena itu, Darmawan Junaidi menghimbau kepada seluruh pemangku kepentingan dan para pegawai atau staff Koperasi Desa Merah Putih untuk bekerja dengan jujur, semangat, mengayomi, dan mengabdi kepada rakyat.
